Author: admin

JAGA DIRI DAN KELUARGA ANDA DARI CORONA VIRUS DENGAN KECERDASAN

Novel Coronavirus (2019-nCoV) adalah virus baru yang menyebabkan penyakit pernapasan. virus ini berasal dari Cina. Novel Coronavirus adalah keluarga dengan virus yang menyebabkan SARS dan MERS.

Jaga dirimu dan keluargamu dengan Germas cara:

  1. Makan dengan nutrisi seimbang
  2. Rajin berolahraga dan istirahat yang cukup
  3. menjaga kebersihan lingkungan
  4. jangan merokok
  5. cuci tangan Anda dengan sabun
  6. pakailah masker jika Anda batuk atau tutup mulut dengan lengan atas di dalam
  7. minum 8 gelas air mineral / hari
  8. makan makanan yang dimasak dengan sempurna dan jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menular
  9. jika demam dan sesak napas segera pergi ke fasilitas kesehatan
  10. Jangan lupa berdoa.

(rssms hubungan masyarakat)

Pos JAGA DIRI DAN KELUARGA ANDA DARI CORONA VIRUS DENGAN KECERDASAN muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

Hari ini tepatnya 64 tahun RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri berdiri

Besar dengan orang-orang, mungkin istilah ini cocok untuk menggambarkan keberadaan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, yang saat ini berusia 64 tahun.

Sejarah berdirinya RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri memiliki sejarah panjang. Sebelum dikelola oleh Pemerintah Kabupaten yang dulu disebut Pemerintah Swatantra, Rumah Sakit Daerah Wonogiri dimiliki oleh Zending dan berlokasi di Desa Sanggrahan, Kabupaten Giripurwo, Kabupaten Wonogiri. Pada akhir tahun 1942 Parentah Mangkunegaran Palace de facto mengambil bagian dalam mengelola keberadaan rumah sakit sampai akhir 1950, yang kemudian didelegasikan kepada Pemerintah Daerah Otonomi Tingkat II Wonogiri.

Karena lokasi di Desa Sanggrahan dalam jangka panjang tidak memenuhi persyaratan untuk pengembangan rumah sakit, berdasarkan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRGR) Gotong Royong dan Bupati Daerah Otonomi Wonogiri Tingkat II pada tahun 1955, diputuskan untuk mencari untuk alternatif baru untuk lokasi rumah sakit. Pada tahun yang sama, lokasi untuk rumah sakit diperoleh, yaitu di Desa Joho Lor, Desa Giriwono, Kabupaten Wonogiri atau di Jalan Achmad Yani Nomor 40 Wonogiri sampai sekarang.

Rumah Sakit Umum Daerah Wonogiri ditentukan oleh Departemen Kesehatan pada tanggal operasinya 13 Januari 1956 sebagai rumah sakit tipe D, pada tanggal ini ditetapkan sebagai Rumah Sakit ulang tahun Rumah Sakit Daerah Wonogiri. Seiring dengan dan sejalan dengan perkembangan tuntutan publik untuk meningkatkan kualitas layanan publik, peningkatan layanan dilakukan dengan kerja keras oleh keluarga besar Rumah Sakit Kabupaten Wonogiri yang membawa peningkatan jenis rumah sakit untuk tipe C pada bulan Juni 11, 1983, kemudian ke Tipe B pada 5 Juni 1996, dan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 544 / Menkes / SK / IV / 1996 menjadi tipe B Non-Pendidikan, yang menjadi dasar untuk meningkatkan kelas rumah sakit. Ganti nama menjadi RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso berdasarkan Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2008 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Instansi Teknis Kabupaten Wonogiri, nama ini diberikan untuk menghormati Ketua pertama yang menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Wonogiri untuk periode 1956- 1965

Tema peringatan hari jadi RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso pada tahun 2020 adalah "Nyawiji Sesarengan mBangun RSUD."

Tema ini menyiratkan bahwa dengan kebersamaan dan kesatuan semua elemen Civitas Hospitalia RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri dapat mewujudkan peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pasien, jelas dr. Setyarini, M.Kes (Penjabat Direktur RSUD).

pada periode 2018-2019 RSUD mencapai beberapa prestasi termasuk:

  1. Pada tahun 2018, Rumah Sakit menerima penghargaan dari Kementerian PAN & RB sebagai unit penyedia layanan publik dalam kategori sangat baik.
  2. Pada tahun 2018, Rumah Sakit menerima penghargaan dari Komisi Informasi Jawa Tengah untuk pengungkapan informasi publik sebagai Badan Publik dalam kategori Informatif.
  3. Pada tahun 2019, RSUD menerima penghargaan dari Kementerian PAN & RB sebagai Mode Peran unit penyampaian layanan publik dalam kategori sangat baik.
  4. Pada tahun 2019, RSUD menerima penghargaan dari Komisi Informasi Jawa Tengah dalam hal pengungkapan informasi publik sebagai Badan Publik dengan kategori judul Informatif (yang merupakan peringkat tertinggi untuk penilaian rumah sakit kabupaten / kota di Jawa Tengah pada tahun 2019).

Agenda Hari Jadi 2020 dilaksanakan dengan cara sederhana, meliputi jalan santai, kompetisi Dance Hand Hygiene, Kontes Story Board dan Apple besar bersama-sama serta pemberian kompetisi dan karyawan teladan.

Berikut ini adalah daftar penghargaan yang diberikan:

  1. Karyawan Teladan
  • Kategori Perawat: Kusnul Khotimah, AMK
  • Kategori Tenaga Kesehatan Lainnya: Dian Novita Sari, A.Md
  • Kategori Dokter: dr. Titik Susilawati, Sp.PD

2. Kontes Kebersihan Tangan Menari

  • Juara 1: Bagian Keuangan
  • Posisi Kedua: Instalasi Farmasi
  • Juara 3: Instalasi Poliklinik / Rawat Jalan
  • Juara Favorit: Dahlia Room

3. Kontes Papan Cerita

  • Juara 1: Instalasi Rehabilitasi Medis
  • Posisi Kedua: Instalasi Rawat Jalan
  • Juara 3: Instalasi Hemodialisis

[contact-form]

dalam hal apel bersama dipimpin langsung oleh Bp. Edy Santoso, SH (Wakil Bupati Wonogiri juga mengadakan peresmian penggunaan layanan kesehatan mutakhir terkini di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri yang ditandai dengan pemotongan pita.

(rssms hubungan masyarakat)

Pos Hari ini tepatnya 64 tahun RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri berdiri muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

MENCEGAH DARAH DARAH

Demam berdarah dengue

Apa itu DBD?

DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah demam akut yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.

Kapan risiko DBD?

biasanya pada saat transisi dari musim panas ke musim hujan. untuk nyamuk aedes aegypti, frekuensi mengisap meningkat pada siang hari.

Siapa yang bisa mendapatkan DBD?

DBD dapat menyerang siapa saja, di semua kelompok umur.

Bagaimana cara mendeteksi DBD?

Diagnosis ditegaskan melalui pemeriksaan dokter dan didukung oleh tes laboratorium, termasuk tes darah rutin, NS-I, dan antibodi dengue.

Apa saja gejala DBD?

  1. Panas tinggi 2-7 hari dapat disertai dengan sakit kepala, nyeri pada tulang, sendi atau otot, bintik-bintik kemerahan pada kulit.
  2. Jantung membesar
  3. dalam keadaan yang parah bisa terjadi penurunan atau gangguan sirkulasi, syok, biasa disebut DSS (Dengue Shock Syndrome) yang dapat menyebabkan kematian.

Apa Kriteria WHO untuk Gejala DBD?

  1. Demam atau riwayat demam antara 2-7 hari
  2. setidaknya ada satu dari manifestasi perdarahan berikut: tes torniquet (rumple leede test) (+), bintik / bintik kemerahan pada kulit (petechiae), ecchymosis dan purpura, perdarahan gastrointestinal, tempat injeksi atau tempat lain
  3. trombositopenia (Tr < 100.000), kenaikan hematokrit > 20%

Hal-hal apa yang perlu dipertimbangkan?

  1. segera kunjungi dokter jika panas selama lebih dari 2 (dua) hari, atau tanda-tanda perdarahan, seperti bintik-bintik pada kulit (tidak hilang saat ditekan)
  2. lakukan pemeriksaan laboratorium
  3. kebutuhan cairan yang cukup

Kapan sebaiknya dirawat? atau indikasi rawat inap?

  1. Kondisi tubuh lemah, kurang asupan makanan dan minuman
  2. jumlah trombosit <100.000 / ul atau peningkatan hematokrit 10-20%
  3. tanda-tanda perdarahan spontan: mimisan, gusi berdarah, dll.
  4. sakit perut tiba-tiba hebat

Apa tandanya ketika sudah membaik (fase penyembuhan)?

  • kondisi umum membaik
  • nafsu makan meningkat
  • peningkatan jumlah trombosit
  • tekanan darah stabil
  • hermatokrit normal
  • menghabiskan air seni / air seni cukup

Saran

  • mencegah lebih baik daripada mengobati
  • lakukan secara teratur 3 gerakan M (pengeringan, penutupan dan mengubur) barang-barang yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk
  • periksa dan temui dokter jika ada gejala DBD

(Humas rssms-2020)

Pos MENCEGAH DARAH DARAH muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

Meningkatkan Keselamatan dan Kualitas Pasien, RSUD Mempromosikan 6 Target Keselamatan Pasien kepada Petugas

Untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri, salah satunya dilakukan dengan sosialisasi kepada petugas untuk memberikan penyegaran dan untuk mengingatkan jalur layanan dalam melakukan pelayanan agar pasien menjadi lebih baik, jelas dr. Heri Triyono, MM (Kepala Dukungan Medis) yang bertindak sebagai pelatih apel pagi. (Sabtu, 4 Januari, 2020).

Sosialisasi itu sendiri diinstruksikan oleh Penjabat Direktur (Ibu Dr. Setyarini, M.Kes) untuk dilakukan secara rutin di apel pagi.

sosialisasi lebih lanjut dilakukan oleh Jarto, S.Kep.Ns pada apel pagi di halaman RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

apa keselamatan pasien?

berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 11 tahun 2017 tentang keselamatan pasien, Keselamatan Pasien adalah sistem yang membuat perawatan pasien lebih aman, termasuk penilaian risiko, identifikasi dan manajemen risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden. , kemampuan untuk belajar dari insiden dan tindak lanjutnya, dan menerapkan solusi untuk meminimalkan risiko dan mencegah cedera yang disebabkan oleh kesalahan yang disebabkan oleh melakukan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang harus diambil.

layanan kesehatan harus mengatur Keselamatan Pasien. Implementasi Keselamatan Pasien dilakukan melalui pembentukan sistem layanan yang berlaku: Standar Keselamatan Pasien, target Keselamatan Pasien; dan tujuh langkah untuk keselamatan pasien

Implementasi Keselamatan Pasien dilakukan melalui pembentukan sistem layanan yang mengimplementasikan:
Sebuah. Standar Keselamatan Pasien;
b. Tujuan Keselamatan Pasien; dan
c. tujuh langkah menuju keselamatan pasien.

satu poin penting adalah adanya Target Keselamatan Pasien sebagaimana dimaksud di atas yang mencakup pencapaian:
1. mengidentifikasi pasien dengan benar;
2. meningkatkan komunikasi yang efektif;
3. meningkatkan keamanan obat yang harus
Awas;
4. memastikan lokasi operasi yang benar,
prosedur yang benar, operasi pada pasien
Baik;
5. mengurangi risiko infeksi akibat perawatan
kesehatan; dan
6. mengurangi risiko cedera pada pasien karena jatuh

inilah yang disebut 6 tujuan keselamatan pasien yang telah didirikan di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, jelas Jarto.

Lebih lanjut Jarto menyampaikan dalam sosialisasi bahwa identifikasi pasien yang benar, dokter harus memegang dan melihat gelang pasien sebelum melakukan teraphy, memastikan pasien yang sedang teraphy adalah pasien yang benar yang dimaksud. memberikan pendidikan kepada pasien dan keluarga dan mengingat apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka tulis. waspada, berhati-hati dan berhati-hati dalam penggunaan obat-obatan, jangan sampai kita salah memberi tahu para penjaga. khususnya dalam melaksanakan operasi DPJP bedah, harap pastikan lokasi, prosedur (tanda tangani ini masuk dan keluar) dengan hati-hati, dan operasi yang benar pada pasien. untuk pencegahan infeksi, jangan cuci tangan sampai kuman satu pasien pindah ke pasien lain. mengurangi risiko cedera pada pasien karena jatuh, berikan sinyal kepada pasien sesuai kesepakatan kami sehingga hal ini dapat diantisipasi,.

(rssms hubungan masyarakat)

Pos Meningkatkan Keselamatan dan Kualitas Pasien, RSUD Mempromosikan 6 Target Keselamatan Pasien kepada Petugas muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

HATI HATI ADALAH OBAT

Semua orang merasakan kesulitan dalam hidup dan memunculkan stres. Perasaan stres dapat dimulai dengan karakteristik berikut ini seperti mudah melampiaskan amarah, kecemasan, perasaan kesepian untuk mulai kecanduan alkohol. Untuk menghindari memburuknya diri sendiri, Anda perlu mengelola stres Anda.

Stres sendiri dapat memicu masalah kesehatan. Stres berlebihan tidak hanya berdampak pada mental tetapi juga bisa untuk masalah kesehatan. Stres dapat memicu berbagai reaksi dalam tubuh seperti peningkatan tekanan darah, penyempitan pembuluh darah dan juga pernapasan cepat.

Sistem imun juga bisa jadi berkurang tubuh rentan terhadap penyakit. Cara termudah untuk mengelola stres adalah dengan merasa bahagia. Cobalah melakukan hal-hal yang membuat Anda paling bahagia, seperti menyalurkan hobi atau berolahraga bersama.

Emosi positif dan kualitas kesehatan yang baik sebenarnya saling terkait, ini karena tubuh dan pikiran terhubung. Perasaan positif pada kehidupan memberikan efek kesehatan yang lebih baik. Ternyata dengan hati yang bahagia, dapatkah obat untuk tubuh kita? Berikut adalah efek dari merasa bahagia tentang tubuh kita.

Manfaat Menyenangkan Untuk Kesehatan Tubuh

  • Meredakan Respon Stres

    Joy menekan energi negatif sehingga meningkatkan energi positif dalam membantu mengurangi gejala stres.

  • Kurangi rasa sakit

    Tertawa dapat menekan rasa sakit dan meningkatkan kemampuan organ tubuh untuk melawan rasa sakit.

  • Meningkatkan Daya Tahan

    Selalu berpikir positif untuk menekan pikiran negatif sehingga pertahanan tubuh tidak lemah, jadi tertawa

  • Merangsang Organ

    Tertawa dapat meningkatkan fungsi organ kita

  • Suasana hati yang baik

    Kunci menuju kehidupan yang sukses dimulai dengan senyum tulus dari hati.

(promkes kemenkes – rssms PR)

Pos HATI HATI ADALAH OBAT muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

PENTING! TETAPKAN KESEHATAN GIGI ANDA

Kebanyakan orang tidak memperhatikan kesehatan gigi mereka. Ahli kebersihan sangat merekomendasikan melakukan ini pemeriksaan gigi berkala setidaknya sekali setiap 6 bulan. Namun, kebanyakan dari kita belum memiliki kesadaran akan pentingnya hal ini pemeriksaan kesehatan gigi berkala karena merasa malas.

Pemeriksaan gigi secara berkala dapat membantu kita memiliki gigi yang sehat dan kuat dan membantu kita makan dengan baik.

The Times of India, Senin (19/1/2015) meluncurkan 3 alasan mengapa kita harus rajin melakukan pemeriksaan gigi secara teratur ke dokter gigi.

  1. Pemeriksaan berkala akan memastikan bahwa dokter gigi dapat mengetahui masalah gigi berlubang kami. Pemeriksaan rutin ini membantu kita mendapatkan perawatan cepat dan juga menghemat uang. Selain itu, dokter gigi akan memberikan saran dan tips yang tepat untuk kesehatan gigi kita.

  1. Pemeriksaan gigi secara berkala juga dapat membantu dokter mendiagnosis kondisi kesehatan umum. Dengan memeriksa kondisi gigi dan gusi di mulut kita, dokter gigi dapat melihat tanda-tanda penyakit yang sangat serius seperti kanker.

  1. Banyak orang berpikir jika pergi ke dokter gigi adalah hal yang menakutkan. Namun, berkat kemajuan teknologi medis, ini membantu kita untuk tidak merasa sakit atau tidak nyaman ketika pergi ke dokter gigi.

(promkes kemenkes)

Pos PENTING! TETAPKAN KESEHATAN GIGI ANDA muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

MEROKOK KETIKA HAMIL, RISIKO KELAHIRAN BIRTH DENGAN GANGGUAN PENGEMBANGAN OTAK

Anak-anak yang lahir dari ibu yang merokok selama kehamilan, terutama perokok aktif, menghadapi peningkatan risiko menderita ADHD.

Attention-Deficit / Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan dalam perkembangan otak anak yang dapat menyebabkan anak-anak hiperaktif dan sulit fokus.

Seperti yang kita ketahui, wanita yang merokok sangat rentan dan harus mendapatkan perhatian medis ekstra, seperti:

Kanker paru-paru
Kanker rongga mulut, faring, dan kerongkongan
Kanker payudara
Kanker Serviks (Serviks)
Gangguan Kesuburan
Gangguan kehamilan
Ibu yang merokok selama kehamilan memiliki risiko 60% lebih tinggi melahirkan anak dengan ADHD, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Bagi wanita yang merokok kurang dari 10 batang per hari, risiko ADHD juga meningkat dengan meningkatnya jumlah rokok yang dikonsumsi.

Menurut data Pemantauan Risiko dan Sistem Penilaian Kehamilan 2011 dari 24 negara bagian, hampir 10% wanita di Amerika melaporkan bahwa mereka merokok dalam 3 bulan terakhir kehamilan.

Kemudian, tim peneliti menemukan bahwa perokok di Amerika dan Eropa memiliki risiko lebih rendah untuk memiliki anak dengan ADHD, karena di negara-negara ini perokok biasanya berhenti merokok segera ketika mereka sedang hamil.

Jeffrey Newcorn sebagai Direktur di Centre of Excellence di ADHD dan Disorder Terkait, di Icahn School of Medicine di Mount Sinai mengatakan, "Ini akan menjadi lompatan besar, tetapi jika Anda adalah perokok sebelumnya dan berhenti selama kehamilan, risiko ADHD juga menurun ".

Namun, data dari 7 penelitian menunjukkan bahwa meskipun ibu yang merokok memiliki efek lebih besar daripada ayah perokok untuk risiko ADHD, perokok & # 39; ayah memiliki risiko 20% lebih tinggi untuk memiliki anak dengan ADHD. Analisis baru tidak dapat membuktikan bahwa merokok menyebabkan ADHD.

(promkes kemenkes-2019)

Pos MEROKOK KETIKA HAMIL, RISIKO KELAHIRAN BIRTH DENGAN GANGGUAN PENGEMBANGAN OTAK muncul pertama kali RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

Scroll to top